Ticker

6/recent/ticker-posts

Mencuri Demi Beli Sabu dan Berjudi, Residivis Curat Kembali Dibekuk Polisi

Residivis Curat berinisial IK warga Gerung Butun Barat, Kelurahan Mandalika Barat, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram yang diringkus personel Polsek Cakranegara.

MATARAM – Residivis pencurian dengan pemberatan (Curat) berinisial IK (28) warga Gerung Butun Barat, Kelurahan Mandalika Barat, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram diringkus personel Polsek Cakranegara.

Pelaku ditangkap karena telah melakukan aksi pencurian di salah satu rumah warga di Jalan Anyelir, Lingkungan Gerung Apitaik, Kelurahan Mandalika, Kota Mataram akhir tahun lalu tepatnya tanggal 27 Desember 2020 sekitar pukul 23.00 Wita.

Dalam aksinya pelaku mengaku memanjat tembok dan masuk ke rumah korban melalui pintu gerbang kemudian merusak laci meja dan menguras uang tunai Rp 7,8 juta. Mirisnya setelah ditangkap polisi, pelaku mengaku uang hasil curiannya selain digunakan untuk membeli pakaian dan bayar utang, ia juga gunakan untuk beli sabu dan main judi sabung ayam dan bola adil.

Kapolsek Cakranegara, Kompol Zaky Maghfur, S.IK mengatakan, penangkapan pelaku cukup melelahkan karena saat petugas mendatangi rumah pelaku untuk menangkapnya dia berusaha melarikan diri. Sehingga kita harus menambah personel untuk melakukan pengejaran.

“Jumlah anggota yang dikerahkan saat itu cukup banyak dan sempat terjadi kejar-kejaran, namun pelarian pelaku terhenti setelah salah seorang petugas berhasil membuat pelaku jatuh tersungkur. Pelaku ditangkap pada hari Senin (1/3/2021),’’ kata Kapolsek di kantornya, Kamis (25/3/2021).

Kapolsek menjelaskan, pelaku merupakan residivis kambuhan yang baru bebas enam bulan yang lalu dengan kasus yang sama dan sudah tiga kali keluar masuk penjara. Pelaku ini baru bebas enam bulan lalu. Residivis kasus Curat tiga kali dia,’’ ungkap Kapolsek.

Kompol Zaky mengatakan, identitas pelaku terungkap setelah polisi turun melakukan penyelidikan dan mengambil keterangan saksi serta rekaman CCTV yang didapat petugas.

“Ciri-ciri pelaku berikut identitasnya sudah lama dikantongi petugas, tapi pelaku juga cukup lama bersembunyi. Tiga bulan berselang, keberadaan pelaku diketahui. Polsek Cakranegara menyiapkan tim untuk menangkap pelaku,” tuturnya.

Ditambahkan Kapolsek, di depan petugas pelaku mengakui perbuatannya. IK mengaku memanjat tembok dan masuk rumah melalui pintu gerbang. Setelah itu ke kamar dan merusak laci lalu mengambil uang korban.

“IK mengaku hasil curiannya digunakan untuk membayar utang dan membeli sabu. Selain membeli pakaian, pelaku juga menggunakannya untuk main judi sabung ayam dan bola adil. Kini hukuman maksimal 7 penjara menanti pelaku karena disangkakan melanggar pasal 362 ayat 1 ke-3 dan ke-5 KUHP tentang pencurian,’’ tutur Zaky.  (WH-02)