Ticker

6/recent/ticker-posts

Nekad Curi Kotak Amal Masjid, Pemuda Asal Simpasai Diringkus

Terduga pelaku bersama barang bukti yang diamankan Tim Puma Polres Dompu, Selasa (16/3/2021).

DOMPU, Warta Hukrim - Diduga mencuri kotak amal Masjid dan satu unit Handphone, YM (21) pemuda asal Lingkungan Larema, Kelurahan Simpasai Kecamatan Woja, diringkus Tim Puma Polres Dompu, Selasa (16/3/2021) sekitar pukul 22.00 Wita.

Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah mengatakan, YM ditangkap karena nekad mencuri di masjid Ar-Rahman yang terletak di Kompleks Perumahan Karijawa, tepatnya Jalan Baru, Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/K/08/III/2021/RES DOMPU/SEK DOMPU, Tanggal 16 Maret 2021. 

"Di samping Kotak Amal Masjid Ar-Rahman, terduga juga menggasak Handphone Merk Xiaomi Type Redmi warna silver gold milik Yarham Fathul Akbar alias Yarham (24), pemuda asal Dusun Buncu, Dusun Matua, Kecamatan Woja, Dompu," katanya.

Dari keterangan yang didapat petugas tambahnya, saat itu Yarham menaruh Handphone di sampingnya dan tidur di salah satu ruangan masjid sekitar pukul 04.00 Wita, Marbot yang datang ke masjid mendapati Kotak Amal sudah tidak raib. 

"Menyadari hal itu, Yarham bersama marbot masjid oangdung melapor ke SPKT Polres Dompu," ungkapnya. 

Mendapat laporan korban, Kasat Reskrim Polres Dompu, Iptu Ivan Roland Christofel, STK., memerintahkan Tim Puma yang dipimpin Katim, Ipda Zainul Subhan untuk menyelidiki dan menangkap pelaku tindak pidana curat tersebut.

Dari hasil penyelidikan, mengumpulkan keterangan dan informasi, kuat dugaan kedua barang tersebut digasak oleh terduga pelaku YM. 

Setelah mengantongi identitas dan memastikan keberadaan pelaku, anggota lalu mengejar dan mendapatinya sedang berboncengan dengan seorang perempuan tepatnya di Depan Masjid Raya, Dompu. 

"Saat diintrogasi dengan cercaan pertanyaan, terduga tak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya," ungkapnya.

Kini terduga telah diamankan ke Mapolres Dompu bersama barang bukti. Atas perbuatannya, terduga  dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. (WH-Al)