Ticker

6/recent/ticker-posts

Nyambi Jual Sabu, Perempuan Pedagang Buah Ditangkap Polisi Bersama Tiga Orang Pria

Kapolresta Mataram Polda NTB Kombes Pol Heri Wahyudi dalam konferensi pers ungkap kasus narkoba di Mapolresta Mataram, Kamis (18/3/2021).


MATARAM, Warta Hukrim – Penghasilan sebagai pedagang buah mungkin dirasa masih kurang cukup bagi perempuan berinisial JN (40) sehingga ia nekat jual buah nyambi jual narkoba jenis sabu. Akibat perbutannya wanita asal Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram ini terpaksa harus berurusan dengan Tim Opsnal Polresta Mataram.

‘’Kami mengamankan perempuan berinisial JN, pelaku ini kesehariannya menjual buah di Karang Bagu dan juga menjual narkoba,’’ ungkap Kapolresta Mataram Polda NTB Kombes Pol Heri Wahyudi, Kamis (18/3/2021).

Kombes Heri menjelaskan, pelaku ditangkap Tim Opsnal Polresta Mataram, Selasa (16/3/2021) sekitar pukul 17.30 Wita. Sambil jual buah pelaku juga menjual narkoba. 

Jika ada pembeli narkoba, maka barang pesanan pembeli ia letakkan di bawah batu yang tak jauh dari warung tempatnya menjual buah. Sabu itu ditaruh dalam bungkus rokok lalu diletakkan di bawah batu dekat warungnya. Pembeli lantas mengambil barang haram tersebut.

‘’Itu modus dan cara dia menjual sabu ke pemesan. Dia letakkan di bawah batu yang tak jauh dari warungnya. Modusnya kita ketahui dan pelaku kita amankan,’’ bebernya.

Karena petugas sudah mengetahui modusnya, petugas lalu membongkar batu yang dimaksud dan ditemukan bungkus rokok yang berisi dua plastik bening yang dibungkus dengan lakban yang diduga narkoba jenis sabu dengan berat keseluruhan 10,19 gram.

“Selain mengamankan sabu petugas juga mengamankan uang tunai, alat bantu penjualan dan alat komunikasi. Barang bukti semunya lengkap. Kita akan proses lebih lanjut,’’ katanya.

Terungkap dari hasil pemeriksaan, pelaku diduga mengedarkan dan menjual sabu enam bulan terakhir. Sabu berasal dari Karang Bagu.

‘’Pengakuannya baru enam bulan terakhir ini. Kita akan kembangkan juga,’’ tuturnya.

Selain mengamankan JN, petugas juga mengamankan tiga orang lainnya. Masing-masing berinisial AM, HY dan FH. Tiga orang yang diamankan ini berstatus sebagai saksi.

‘’Tiga orang itu kita amankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Saat digerebek, ketiganya mau membeli sabu tapi belum menguasai,’’ katanya.

Atas perbuatannya, JN terancam dijerat pasal 114 ayat (1), pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (WH-02)