Ticker

6/recent/ticker-posts

Terlibat Balap Liar dan Perkelahian, 4 Pelajar SMP Ditahan Polisi

Empat orang remaja yang diamankan Polres Sumbawa Barat karena terlibat balap liar dan perkelahian. 

SUMBAWA BARAT - Dua pelajar yang masih duduk di bangku SMP yaitu Wafi Fahroza warga Kelurahan Kuang dan Agung warga Kelurahan Sampir, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat dikeroyok dan dibacok oleh sejumlah pelajar lainnya di Jembatan Menala, Senin (22/3) sekitar pukul 17.50 Wita.

Akibatnya, kedua korban mengalami luka bacokan yang cukup parah. Wafi mengalami luka sobek pada lengan dan kepala, sementara Agung mengalami luka parah di punggungnya.

Kapolres Sumbawa Barat Polda NTB AKBP Herman Suriyono, S.IK melalui Paur Humas Ipda Eddy Soebandi, S.Sos mengungkapkan, sesuai pengakuan korban bahwa yang melakukan Penganiayaan adalah empat orang yang berasal dari Desa Tepas Kecamatan Brang Rea.

“Adapun empat orang terduga pelaku tersebuh masing-masing berinisial  YT, YA, IZ, dan JK. Keempat remaja tersebut masih duduk di bangku SMP,” ungkapnya.

Eddy menjelaskan, kejadian tersebut gara-gara perselisihan antara anak muda di Komplek Kemutar Telu Center karena aksi balap liar.

"Gara-gara balap liar, sehingga ada ketersinggungan antara kedua kelompok pemuda tersebut," ujarnya.

Kemudian, dua korban dikejar oleh para pelaku sampai TKP dan melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam. Setelah melakukan penganiayaan, para pelaku melarikan diri. Kemudian kedua korban dilarikan ke Puskesmas terdekat.

“Setelah mendapat Informasi terkait penganiayaan dan mengantongi identitas keempat pelaku. Dalam waktu singkat para pelaku berhasil diamankan polisi,” terangnya.

Selain empat pelaku, tambah Eddy, polisi juga mengamankan beberapa pemuda yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut. Kini para pelaku diamankan di Mapolres Sumbawa Barat untuk diperiksa lebih lanjut. (WH-02)